BI Tetap Perlonggar Likuiditas

RADAR PALEMBANG, SUKU BUNGA-Meski telah menaikkan suku bunga acuan atau BI rate 25 bps menjadi 9,5 persen, Bank Indonesia menegaskan akan tetap berusaha mengatasi kekeringan likuiditas. Upaya mengendalikan inflasi dan nilai tukar rupiah dengan menaikkan bunga, adalah hal berbeda dengan langkah pelonggaran likuiditas.


”Harus dibedakan kebijakan untuk memberi ancor (jangkar) mengurangi inflasi, dan kebijakan lain yang untuk melonggarkan likuiditas,” kata Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom di kantornya kemarin (8/10). Miranda mengakui, kebijakan menaikkan bunga akan mengetatkan likuiditas. Namun ada langkah lain untuk melonggarkan likuiditas di perbankan.
Pelonggaran likuiditas tetap dilakukan sesuai kebutuhan, dan tetap tidak mengganggu upaya menjaga nilai tukar rupiah. Pelonggaran dilakukan antara lain dengan mengurangi biaya repo (gadai) surat berharga, dan memperpanjang tenor repo dari satu pekan menjadi 90 hari. Pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) juga akan dilakukan dalam waktu dekat. ”Itu semua diharapkan memberikan efek psikologis, dan mengatasi pengeringan likuiditas,” kata Miranda.
Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia itu mengatakan kebijakan suku bunga diharapkan memberi ketenangan kepada pasar bahwa bahwa bank sentral peduli terhadap kesinambungan perekonomian. Di tengah situasi serbatidakpasti, dibutuhkan kepastian adanya otoritas yang siap menjaga inflasi.
Miranda mengatakan inflasi masih baru akan melandai dalam beberapa bulan ke depan. Menurut Miranda, kenaikan BI rate juga tidak terlalu memengaruhi kondisi perbankan. ”Apabila bunga dinaikkan, tidak mengganggu peran perbankan mendukung ekonomi,” katanya.
Kenaikan BI dikawatirkan justru akan memperparah pengeringan likuiditas. Padahal efektivitasnya untuk meredam inflasi masih diragukan. ”Kenaikan ini menunjukkan BI belum memandang serius kesulitan likuiditas di sistem perbankan,” kata Chief Economist Danareksa Researh Institute Purbaya Yudi Sadewa. (sof/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: