Dewan Kirim Berkas Aldy ke Mendagri

RADAR PALEMBANG, PEMILUKADA – Secara resmi DPRD Sumsel kemarin menerima berkas keputusan penarikan gugatan penetapan hasil pemilukada gubernur dan wakil gubernur Sumsel dari pasangan Syahrial Oesman – Helmy Yahya (SOHE). Selanjutnya, besok (Jumat,10/10) DPRD Sumsel akan mengirimkan surat permohonan pelantikan pasangan Alex Noerdin – Eddy Yusuf (Aldy) ke Mendagri.


”Ya, sudah. Kami sudah menerima surat pemberitahuan penarikan gugatan dari Mahkamah Agung,” tegas Wakil Ketua DPRD Sumsel Ellianudin HB kemarin (8/10).
Dengan adanya pemberitahuan resmi ini sambung Ellianudin maka persoalan terhadap hasil pemilukada tidak ada lagi. Langkah selanjutnya, DPRD Sumsel segera mengirimkan surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
”Hasil ini akan segera kami kirimkan ke Mendagri. Kalau tidak ada halangan Jumat (besok, red) nanti berkas akan dikirim ke Jakarta. Teknis pengiriman, bisa disampaikan oleh Sekwan, atau oleh pimpinan dewan secara langsung,” tukasnya.
Ditambahkan Ellianuddin, dari Mendagri akan diteruskan ke Presiden RI untuk mendapatkan SK. Diperkirakan dalam waktu 10 hari kedepan, SK pelantikan pasangan Alex – Eddy akan keluar. ”Ini tanggal 9 ya, jadi ada waktu hampir satu bulan dari waktu pelantikan. Mudah-mudahan dalam waktu 10 hari hasilnya sudah ada,” imbuhnya.
Selain itu Ellianudin optimis pelantikan akan tepat pada waktunya, yaitu 7 November. Apalagi persoalan tidak ada sama sekali. ”Kalau dulu iya, dengan adanya gugatan bisa saja menghambat pelantikan. Tetapi dengan tidak adanya masalah, maka dipastikan pelantikan bisa digelar pada waktunya,” tambah calon anggota DPD RI asal Sumsel ini.
Terkait acara pelantikan, Ellianudin mengatakan akan digelar di DPRD Sumsel dengan anggaran senilai Rp 1 miliar. Selain itu ada pula permintaan dari gubernur terpilih terhadap pelaksanaan pelantikan. ”Ada permintaan Pak Alex mengingat ini pertama kalinya gubernur Sumsel dipilih langsung oleh rakyat. Ia berharap ada 5.000 undangan yang akan hadir. Sebanyak 1.000 sampai 1.500 akan berada di dalam ruang paripurna, sisanya ada di luar gedung,” tambahnya.
Pelantikan sendiri akan digelar pada rapat paripurna istimewa DPRD Sumsel. Mengingat hari pelantikan Jumat, ditambahkan tidak banyak acara yang digelar. Setelah paripurna kemungkinan akan dilakukan shalat Jumat. ”Selebihnya kalau ada acara, itu bukan dewan lagi. Tetapi dari pemprov,” tandasnya.
Sementara itu, secara resmi KPU Sumsel, kemarin (8/10) menerima salinan berkas pencabutan gugatan pasangan Syahrial Oesman – Helmy Yahya (SOHE) terhadap KPU Sumsel dari Mahkamah Agung (MA) RI. Selanjutnya berkas tersebut langsung diserahkan ke DPRD Sumsel.
”Mekanismenya, berkas salinan gugatan dari MA itu akan dikirimkan ke Pengadilan Tinggi (PT) Sumsel. Nah, KPU Sumsel sendiri nanti akan menerima salinanya dari PT Sumsel,” tegas Anggota KPU Sumsel Ahmad Bakri.
Berdasarkan informasi yang didapatkan sambung Bakri PT, telah menerima salinan putusan MA tersebut. Untuk itulah, KPU Sumsel mengirimkan staf, dan surat yang isinya meminta PT segera menyampaikan salinan ke KPU Sumsel.
”Jam sebelas tadi sudah berangkat staf KPU ke PT. Dari PT lantas, akan dibawa lagi ke KPU Sumsel. Selanjutnya KPU Sumsel akan membuat surat pemberitahuan kepada DPRD Sumsel sekaligus mengantarkan salinan putusan MA hari ini juga,” tandasnya.
Surat ini kata Bakri menyusul surat dari KPU Sumsel terdahulu yang memberitahukan penetapan terhadap hasil pemilukada. Termasuk surat sengketa yang diajukan SOHE.
”Dulukan surat hasil rekapitulkasi sudah disampiakan pada dewan, jadi yang disampaikan sekarang hanya salinan penarikan gugatan SOHE ini saja. Proses setelah ini proses tahapan pemilukada akan dilanjutkna. Dan ini ada ditangan dewan,” kata Bakri.
Dewan, kata Bakri, akan mengirimkan surat dari KPU ini ke Presiden RI cq Menteri Dalam Negeri. Tujuannya pemberitahuan dan penetapan hasil pemilukada gubernur Sumsel. Nantinya Mendagri akan mengeluarkan SK pelantikan terhadap calon gubernur dan wakil gubernur terpilih.
Sementara itu, dihubungi via ponselnya Panitera Sekerataris PT Sumsel Chairul Sutrisno SH CN yang dihubungi terpisah, membenarkan kalau pihaknya telah menerima salinan penarikan gugatan pasangan SOHE dari MA. ”Sudah. Suratnya sudah kami terima beberapa hari yang lalu,” tukasnya.
Hari ini (kemarin, red) sambung Chairul, salinan tersebut sudah diambil oleh KPU Sumsel. Selain itu pihaknya juga telah mengirimkan pemeritahuan ke DPRD Sumsel, gubernur Sumsel, dan KPU Sumsel sendiri.(rul)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: