Guru Paling Berharga

* Hapipah

Hapipah

Hapipah

Perjuang Ibu satu ini patut kita tiru, karena perjuangannya dalam menjabat suatu pekerjaan sangatlah penuh dengan perjuangan dan diiringi dengan nasib baik yang selalu mengiringi perjalanannya. Berawal hanya sebagai tenaga honorer yang cukup lama, baru beberapalah ia diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).


Ia saat bersyukur kepada Tuhan karena penantinya akhirnya mendapat hasil yakni diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Ia tahu tidak semua orang mempunyai kesempatan bagus seperti yang ia alami saat ini, oleh karena itu ia bersikeras untuk menjalani perkerjaan itu dengan bersungguh-sungguh, dan sesulit apapun suatu pekerjaan ia harus jalani dan nikmati tanpa harus ada beban sedikitpun.
Ibu satu ini bernama Hapipah, dengan kesibukkannya dalam pekerjaan tak membuat ia langsung stres. Walaupun demikian ia tak menhilangkan tanggung jawabnya dengan sebagai seorang ibu dan empat orang cucu. Dengan mengurus keluarga mulai dari subuh menyiapkan sarapan hingga selesai tugasnya ia baru pergi untuk kekantor.
“ Ya, saya bersyukur  dek! Karena tuhan telah banyak memberikan saya kemudahan dan ridhonya kepada saya, walaupun banyak cobaan yang telah tuhan uji kepada saya, namun dengan ihklas saya tabah untuk menghadapinya, dan untuk pekerjaan sendiri saya sudah cukup pengalaman karena sudah lima tahun menjadi tenaga honorer. Oleh sebab itu pengalaman kerja adalah pengalaman yang sangat berharga untuk kita dalam mengusai suatu pekerjaan ”jelas Hapipah
Selain itu pula sambungnya lagi, Pekerjaan itu patut kita jalani dengan senang hati, karena suatu pekerjaan tersebut tidak akan bagus akibatnya kalau kita merasa terbebani. “ Apa lagi sekarang ini saya sudah memiliki cucu. Maka dari itu saya harus berusaha semaksimal mungkin, selagi saya masih mampu bekerja, saya tidak akan memberatkan orang lain. Ditambah lagi suami hanya sebagai karyawan swsta saja, jadi saya harus dapat menambah penghasilan rumah tangga saya sendiri, walaupun sekarang anak-anak saya sudah besar-besar dan sebagian suadah berumah tangga, yang sudah tidak menjadi tanggungan bagi saya,”tungkasnya (vie)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: