Hari Ini Operasi Ketupat Ditutup

RADAR PALEMBANG,KECELAKAAN-Target pencapaian road map zero accident pada  lebaran tahun ini tampaknya cukup membaik. Menurut catatan Polda Sumsel, tingkat kecelakaan tahun uini turun 20 persen, atau hanya tercatat mencapai 64 kasus.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol  Bambang Budi Santoso usai melakaukan temu rapat dengan gubernur Sumsel kemarin menegaskan, dari 64 kasus kecelakaan itu, tercatat 30 korban meninggal dunia.
Dengan jenis kendaraan terbanyak adalah dilakukan oleh kendaraan roda dua mencapai 60 persen. Sisanya 40 persen dilakukan oleh kendaraan roda empat, bukan didominasi kepemilikan pribadi, namun lebih banyak kendaraan umum dalam kota presentasenya mencapai 80 persen, 20 persenya kendaraan umum luar kota.
Hari ini kan operasi ketupat ditutup, catatan terakhir, memang menunjukkan angka lumayan memauaskan untuk tingkat kecelakaan bisa turun 20 persen. “Nah, ini akan kita evluasi seluruh posko dan jajaran, penyebab apa, dan kaitanya dengan system penanganan nanti,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Analisa Operasi Hasil Operasi Polda Sumsel Kompol Hermanto,  untuk tahun ini peristiwa kecelakaan mengalami penurunan dibandingkan tahun yang lalu. Rata-rata yang mengalami kecelakaan tersebut kebanyakan di dalam kota, dan untuk di daerah hanya satu banding sepuluh. ’’Namun, untuk saat ini kita masih belum bisa mengetahui seberapa persen penurunan kecelakaan ini di bandingkan tahun kemarin. Hal ini karena disebabkan untuk operasi ketupat musi ini sendiri belum selesai, dan operasi ini sendiri akan berakhir tangga 9 Oktober 2008 nanti,’’tungkasnya.
Sejak tanggal 24 September 2008 sampai dengan 7 Oktober 2008, pihak kepolisian khususnya Sat Lantas Polda Sumsel berhasil menangani 59 kasus yang terjadi di wilayah Sumbagsel ini. Hal ini merupakan mengalami penurunan mencapai 30 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Semuanya dapat dilihat dengan menurunnya tindak kecelakaan di jalan raya baik itu di dalam kota maupun di luar kota.
Untuk diluar kota yang sering terjadi kecelakaan hanya di tempat titik-titik rawan saja seperti di daerah Lubuk Linggau. Untuk laka lantas jenis roda dua minggu pertama itu masih mendominasi ke urutan paling tinggi untuk per harinya yakni 23 kasus. Sedangkan untuk kendaraan roda empat itu hanya 29, seperti Minibus sebanyak 15 buah baik itu minibus dalam kota maupun luar kota, untuk Bus sendiri hanya 1, Truck 11 buah dan Picup 3 buah.
Selain itu terjadinya kecelakaan seringnya terjadi pada pukul 06.00 hingga 12.00WIB, bisa mencapai 14 kali kecelakaan. Serta untuk pukul 12.00WIB,hingga 24.00WIB,ada 13 kali kecelakaan dan dari pukul 24.00WIB hinggga 12.00WIB, ada 3 kali kecelakaan. Dan untuk korban yang meninggal terhitung mulai tanggal 24 September 2008 hingga 7 Oktober 2008 berjumlah 27 orang, untuk luka berat 37 orang serta untuk yang mengalami luka ringan berjumlah 34 orang. (vie/ayu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: