250 Karyawan PT Musi Rawas Mogok Kerja

RADAR PALEMBANG , MUARA ENIM – Sebanyak 250 karyawan PT Musi Rawas, salah satu perusahaan subkontrak PTBA yang membidangi kontrak alat berat dan dump truck menggelar aksi mogok kerja selama 2 hari terakhir. Mereka sendiri akan mengakhiri mogok kerja setelah tuntutan karyawan dipenuhi oleh pihak perusahaan. Aksi mogok karyawan ini sendiri dipicu adanya kebijakan perusahaan yang mengganti sistem pengupahan karyawan menjadi dua kali. Hanya saja sistem gaji dua kali bayar ini bukannya bertambah malah berkurang dari sistem semula.


“Kami akan terus mogok kerja hingga tuntutan ini dipenuhi, kami sangat dirugikan. Sebab, dengan adanya sistem gaji dua kali ini, gaji yang diterima bukannya bertambah malah berkurang. Jika dulu kami dapat gaji Rp 3 juta per bulan kini dengan dua kali bayar kami dapat gaji Rp 1,3 juta yang dibayar di awal bulan, katanya untuk gaji pokok dan Rp. 1,3 juta di tengah bulan untuk prestasi, lembur, dan uang makan. Tapi ‘kan totalnya di bawah gaji yang dibayar satu kali per bulannya,” ungkap salah satu karyawan PT Musi Rawas Safril bersama rekan-rekan kerja lainnya, kemarin.
Menurut ia, pihak karyawan sendiri telah berusaha mencari titik temu antara karyawan dengan pihak manajemen, hanya saja pihak perusahaan masih berkutat dengan peraturan. “Kami sudah dua kali pertemuan, manajemen melalui Humasnya Suhud mengatakan pihak perusahaan masih berpatokan pada kebijakan perusahaan,” terangnya.
Selain menuntut pengembalian sistem pengupahan, Safril meminta pihak perusahaan juga melakukan pengangkatan karyawan kontrak menjadi karyawan tetap, menaikan uang makan dari Rp 3.500 menjadi Rp 5 ribu, serta penyelesaian masalah tanpa perwakilan seperti keinginan perusahaan dikarenakan karyawan ingin bernegosiasi secara langsung dengan Direksi PT Musi Rawas. Surat tuntutan karyawan ini juga katanya akan dikirimkan kepada Bupati Muara Enim, DPRD, Komisi D DPRD, dan Direktur Utama PTBA Muara Enim  guna meminta fasilitator.
Sementara itu, Direktur PT Musi Rawas Yunus Septinus mengatakan bahwa pihak perusahaan saat ini sedang melakukan konsolidasi internal kembali guna membahas hal itu. Menurutnya pihak perusahaan akan kembali berdialog dengan perwakilan karyawan dengan tenggat waktu paling lama 1 minggu ataupun bisa lebih cepat dari itu.
“Kita instruksikan seluruh karyawan untuk kembali bekerja sesuai jadwal kerjanya masing-masing dan bagi karyawan yang tidak mematuhi akan dikenakan sanksi adminsitratif sesuai aturan ketenagakerjaan dan kita juga minta pada waktu pertemuan nanti dari perwakilan karyawan mengutus maksimal 3 orang saja agar tidak mengganggu operasional proyek,” tegasnya. (yan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: