Ekspansi Pabrik Pusri Tetap Dipertahankan

RADAR PALEMBANG, EKSPANSI – Meski melakukan holding, namun manajemen PT Pusri memberi jaminan akan tetap mempertahankan rencana ekspansi pabrik guna meningkatkan produksi. Jaminan itu disampaikan Dirut PT Pusri Dadang Heru Kodri disela-sela melakukan  pertemua dengan gubernur Sumsel Mahyuddin NS, di kantor pemprov, kemarin.


Menurut Dadang, pihaknya tetap menjamin rencana pengembangan PT Pusri tak terhambat meskipun posisinya nanti sudah holding.     Meskipun Palembang nanti hanya menjadi unit usaha lokal Palembang, namun tetap memiliki kewenangan  melakukan pengembangan bisnis.
”Hak usul ke perusahaan indukkan tetap ada, apalagi kita sudah merintis pengembangan pabrik baik di Iran ataupun rencana relokasi pabrik di kawasan bisnis Tanjung Api-Api (TAA),”ungkapnya.
Semua rencana itu, kata dia,  akan tetap berjalan lancar sesuai rencana, dan tak ada perubahan hingga saat ini. Kalaupun berubah, mungkin nanti menajemenya, dan pola oerientasi bisnisnya.
Dengan adanya Holding ini, Pusri tak hanya berkutat mengelola pupuk. Tapi juga bisa perkebunan, tambang dan lainya. Ada kemungkinan nanti, hasil dari rencana ekspansi itu juga tak hanya memproduksi dan memasarkan produk pupuk, tapi juga  lainya.
“Dengan upaya ini, artinya Pusri Palembang nanti juga tak akan keteter menghadapi persaiangan dengan pebrik pupuk lainya seperti Kujang dan lainya yang masih relatif muda,’’ kata Dadang.
Apalagi, lanjut Dadang, dari total kebutuhan pupuk subsidi nasional 5,7 juta ton per tahun, baru terpenuhi 60 persen atau mencapai 4 juta ton. Ini sebuah peluang kedepan, kalau kebutuhan pupuk akan terus meningkat dan tak ada persaingan patut dirisaukan.
“Apalagi dari sisi manajemen produksi Pusri yang masih bagus. Meskipun kapsitas terpasang maksmimum 2,1 juta ton per tahun sudah  terpenuhi. Namun tingkat efektivitas pabrik  masih cukup bagus,’’ jelas Dadang.
Disinggung mengenai ancaman perampingan pegawai, menurutnya akan tetap ada. Karena setiap unit operating bisnis seperti PPD itu, jumlah pegawai dibutuhkan masih dikisaran 50-55 orang. ”Jadi tak perlu lah dirisaukan terlalu jauh, karena kepentingan Sumsel pun pasti akan kita akomodir prioritaskan,” sergahnya.
Sementara itu, dalam kesempatan itu Mahyuddin NS meskipun secara jelas tak melontarkan pernyataan setuju, setidaknya, dia memberi respon terhadap rencana holding Pusri  diikuti embel-embel.
“Saya berharap masyarakat Sumsel jangan sampai dirugikan dengan adanya Holding ini. Tak hanya melalui bantuan CSR diharapkan dapat terus dioptimalkan partisipasinya, tapi juga upya pengembangan investasi lokal juga harus ikut untuk membantua rakyat di sini,”kata Mahyuddin.
Mahyudin mengakui, sebenarnya tak tahu banyak tentang Pusri sejauh ini. Namun pabrik tertua ini meninggalkan bekas sejarah bagi Sumsel. Sehingga tak layak lah, bila PT Pusri akan dihapuskan secara nama ataupun ditutup secara perlahan dibalik kepentingan Holding ini.
“Kita mengharapkan, Pusri Palembang tetap bisa aktif menyikapi kepentingan orang banyak, bukan kepentingan bisnis semata,’’ katanya lagi. (ayu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: