Krisis AS Tak Pengaruhi Harga Ponsel

RADAR PALEMBANG, PONSEL-Melemahnya nilai rupiah terhadap Dollar yang menjadi momok bagi para pengusaha, saat ini dampaknya belum terlihat pada penjualan ponsel, hingga saat ini masih tetap stabil.
Harga telepon genggam saat ini justru menurun tipis sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu perunit. Seperti yang diungkapkan oleh Maryono, Supervisor Ritel Global Teleshop.

Menurutnya sejak dua minggu belakangan harga ponsel khususnya merek Nokia sudah turun, dan sampai saat ini pun tidak ada pengaruh dengan adanya krisis ekonomi di Amerika Serikat. Demikian pula penjualan masih tetap stabil seperti biasanya meski di Bulan Agustus kemarin agak sedikit menurun. “Tetapi di Bulan September penjualan sudah mencapai target kembali, “ungkapnya, kemarin.
Pencapaian target hingga saat ini cukup menggembirakan. Target yang ditetapkan tahun 2008 ini sebesar Rp 14,4 milyar sudah tercapai sebesar 80 persen, dengan rata-rata penjualan perbulan sebesar Rp 1,2 milyar. Penyumbang terbesar masih didominasi dari outlet-outlet Global yang ada di Palembang yakni 30 persen untuk Global Teleshop PTC, 30 persen untuk Global Teleshop PS dan 30 persen untuk Global Teleshop Ramayana dan sisanya 10 persen disumbang dari outlet Global Teleshop yang ada didaerah Lahat, Prabumulih dan Martapura.
“Selain itu berbagai strategi pun dilakukan untuk meningkatkan penjualan mulai dari promosi, pemahaman produk, serta menjaga stok dan juga mempererat kerjasama dengan bank seperti Bank Mandiri, Bank Mega, Bank BCA, Bank Lippo dan Citybank dengan program cicilan bunga nol persen, “sambungnya.
Pernyataan yang sama juga diungkapkan oleh Fitri, selaku Head Store cellular Shop yang merupakan distributor penjualan ponsel Sony Ericsson, Motorola dan LG, menurutnya penjualan ketiga brand ini masih tetap stabil dengan target penjualan per bulan rata-rata 200 unit dengan angka nominal sebesar Rp 300 juta. Penyumbang terbesar yakni merek Sony Ericsson sebesar 50 persen.
Produk yang banyak terjual untuk tipe middle end dengan kisaran harga mulai dari Rp 299 ribu hingga Rp 4,5 juta-an. Ponsel merek LG sebesar 35 persen dengan penjualan terbesar untuk tipe low end yang ditawarkan mulai dari Rp 299 ribu hingga Rp 4,3 juta-an dan Motorola sebesar 15 persen dengan penjualan terbesar untuk tipe low end yang ditawarkan mulai dari Rp 299 ribu sampai dengan Rp 6,9 juta-an.
“Krisis ekonomi AS sendiri sampai saat ini belum ada dampaknya terhadap penjualan ponsel di Sumatera Selatan karena penjualan masih tetap stabil hargapun stabil malah ada beberapa harga ponsel yang turun, “ungkapnya. (iya)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: