Mengenal Seni Bela Diri Asal Cina (2)


Dua Aliran Besar Dengan Satu Tujuan

Aliran-aliran kungfu atau wushu yang masih eksis dan berkembang sekarang umumnya bersumber dari Shaolin. Namun secara garis besar terbagi dalam dua kategori, yaitu aliran eksternal dan aliran internal. Apa dan bagaimana kedua aliran tersebut, berikut gambaran singkatnya.

Iriansyah.B- Palembang

Walaupun dianggap sama namun kungfu dan wushu sebenarnya memiliki beberapa perbedaan. Wushu yang beberapa tahun terakhir mulai popular adalah “anak” dari berbagai aliran kungfu tradisionil.


Wushu diciptakan dari kombinasi gerakan berbagai aliran kungfu. Jadi wushu merupakan suatu gerakan-gerakan yang telah distandarisasikan dan lebih menonjolkan aspek oleh raga,  keindahan, akrobatik, dan untuk tujuan pertunjukan. Gerakan-gerakannya bukan dimaksudkan untuk aspek bela diri.
Sedangkan kungfu tradisionol merupakan aliran yang telah ada dan berkembang sejak ratusan dan atau bahkan ribuan tahun lalu.Selain untuk olah raga, bela diri, keindahan, kungfu  juga merupakan sarana untuk melatih karakter.
Jadi merupakan suatu jalan hidup, karena dalam kungfu, tujuan akhir yang harus dapat dicapai ialah untuk dapat menaklukan diri sendiri. “ Artinya kita harus dapat mengalahkan sifat-sifat buruk yang ada dalam diri kita. Jadi amatlah pas slogan kungfu yang bunyinya  Menaklukan orang lain adalah mudah, menaklukan diri sendiri amatlah susah, “ ujar Abeng, salah seorang warga Talang Semut kepada koran ini, beberapa waktu lalu.
Apabila melihat dari gerakan-gerakannya, kungfu dapat dikategorikan kedalam dua aliran besar. Aliran eksternal dan aliran internal. Yang masuk kedalam aliran eksternal misalnya aliran Pek Ho (Bangau Putih), aliran Lo Han, aliran Keluarga Hung, aliran Ngo Cho , Wing Chun, dan sebagainya. Sedangkan yang masuk kategori aliran internal ialah Tai C’hi, Hsing Yi, Pa Kua.
Sebenarnya pada tingkat akhir, tujuan  kedua aliran ini sama. Kalau aliran eksternal, mulai melatih gerakan-gerakan dengan penuh tenaga dan akhirnya akan mendapatkan tenaga dalam. Aliran internal sebaliknya, dimulai dari gerakan-gerakan lebih lembut dan tujuan akhirnya juga sama yaitu memperoleh tenaga dalam.
Sementara itu, Harun salah seorang warga tionghoa yang sempat dimintai komentarnya kemarin menjelaskan di Palembang sebenarnya cukup banyak perguruan kungfu, namun tidak eksis karena keterbatasan dana. ”Ada tetapi tidak tampak, seperti di kawasan sekip itu. Kalau dulu ada yang namanya Ko Jio, dia itu cukup terkenal bahkan saya sempat belajar. Tetapi sekarang tidak tahu lagi masih atau tidak, ” ujarnya. Ditambahkan harun, inti dari semua gerakan kungfu atau wushu tersebut adalah shaolin, namun telah mengalami banyak pengembangan seperti penambahan alat seperti pedang, tombak, toya dan alat lainnya. (**/bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: