Pelayanan Makro Bakal Ditingkatkan

Pasca Akuisisi Lotte Group

RADAR PALEMBANG, LAYANAN-Proses akuisisi saham PT Makro Indonesia yang dimiliki perusahaan SHV kepada Lotte Group, ternyata tidak begitu mempengaruhi aktifitas hipermarket itu di Palembang. Manajemen tidak mengalami perubahan, namun diperkirakan pelayanan bakal lebih ditingkatkan.


”Semua bisnis masih berjalan seperti biasa. Sekarang belum ada tambahan atau perubahan program, mungkin nanti baru ada,” kata Human Resources General Affair Makro Palembang, Agus Budiman, kemarin.
Dia juga mengatakan, sepertinya core bussiness perusahaan tidak akan diubah oleh pemegang saham yang baru. Bidikan pasar masih tetap kalangan pedagang mengingat bisnis hipermarket ini adalah grosir. Kemungkinan layanan masyarakat yang bakal lebih ditingkatkan. Misalnya menyangkut kenyamanan situasi ruangan Makro. ”Mungkin nanti kenyamanan yang lebih diperhatikan, seperti menambah AC dalam ruangan.”
Begitu pula mengenai karyawan, Agus mengatakan tidak akan ada pengurangan jumlah karyawan. Lotte Group membeli perusahaan ini secara utuh termasuk di dalamnya karyawan.
Disinggung mengenai ekspansi usaha sampia ke tingkat kabupaten/kota di Sumsel, akankah dilakukan setelah proses akuisisi berakhir? Agus menjelaskan, kemungkinan untuk itu sepertinya tidak terjadi. Makro merupakan pusat perkulakan yang ada di Palembang. Seluruh pedagang yang ada di daerah semuanya melakukan pembelian di tempat itu. Makro juga didirikan untuk membantu perkembangan pedagang kecil. Jadi apabila lokasinya dipindahkan ke kabupaten akan bisa mengganggu pergerakan bisnis pedagang kecil.
”Kalau Makro hadir di daerah, masyarakat lebih memilih membeli langsung dari kami. Artinya jika kami melakukan itu, mematikan bisnis pedagang kecil tersebut. Padahal kehadiran kami ini dibuat untuk membantu mereka,” jelas Agus.
Hal itu bukan tanpa alasan, pasar end user Makro Palembang sejak tiga bulan terakhir mengalami peningkatan dari sebelumnya 20-25 persen naik jadi 40-45 persen. Meskipun pembelian barang tidak boleh dilakukan secara eceran, namun tidak mengurungkan konsumen umum (end user) untuk membeli. ”Masyarakat sekarang membeli barang itu untuk memenuhi kebutuhan satu bulan ke depan.”
Kinerja usaha perusahaan ini juga menggembirakan. Omzet usaha setiap tahun mengalami pertumbuhan sekitar 40 persen. Tingginya peningkatan itu terjadi pengaruh dari pertumbuhan ekonomi kota ini yang juga terbilang pesat.
Disamping itu, faktor promo yang dilakukan perusahaan juga banyak membantu. Seperti minggu ini yang diwarnai program penjualan elektronik murah. Sementara untuk penjualan barang selepas lebaran ini didominasi oleh barang fresh food yang naik 60-70 persen dari hari biasanya. Bahan-bahan mentah segar itu umumnya dipakai oleh usaha catering yang bulan ini banyak terima order untuk pernikahan.(ade)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: