Singapura Yang Pertama Resesi di Asia

Pelemahan ekonomi dunia akibat krisis finansial memukul banyak negara. Tapi, analis menyatakan, Singapura menjadi negara pertama di Asia yang jatuh ke dalam resesi. Itu terjadi setelah pemerintah merevisi pertumbuhan ekonomi tahunan menjadi lebih rendah dan melonggarkan kebijakan moneter untuk kali pertama dalam beberapa tahun.

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura menurunkan proyeksi pertumbuhan tahunan menjadi sekitar tiga persen akibat melambatnya perekonomian global dan sektor-sektor domestik kunci. Keputusan itu muncul setelah kementerian merilis data bahwa produk domestik produk (PDB) riil merosot sebesar 6,3 persen pada triwulan III setelah terkontraksi 5,7 persen pada triwulan sebelumnya.

Pemerintah Singapura memang tak menyebutkan secara langsung ekonominya dilanda resesi. Tetapi, resesi secara teknis biasanya didefinisikan sebagai kontraksi output ekonomi selama dua triwulan secara berturut-turut. ”Singapura menjadi negara Asia yang pertama yang terperosok dalam resesi teknis,” tutur analis dari DBS Research Group.

Untuk mengatasi pelemahan ekonomi tersebut, bank sentral Singapura atau Monetary Authority of Singapore (MAS) melonggarkan kebijakan moneter untuk kali pertama selama lebih dari empat tahun. ”Ekonomi Singapura melemah sepanjang tahun ini seiring eskalasi gejolak di pasar finansial dan makin merosotnya aktivitas ekonomi global,” ujar MAS.

Perkembangan tersebut menunjukkan ketakpastian baru bagi perekonomian Singapura. Melambatnya pertumbuhan Asia akan menghambat aneka aktivitas industri jasa, seperti transportasi dan pariwisata. ”permintaan eksternal terus melemah. Pelemahan global lebih akut tidak bisa ditawar lagi,” kata bank tersebut.

MAS menerapkan kebijakan moneter melalui mata uang lokal ketimbang mengatur tingkat suku bunga. Dolar Singapura ditransaksikan berdasarkan basket of currencies dari sejumlah mitra dagang utamanya.

Singapura merupakan ekonomi termakmur di Asia Tenggara dari sisi PDB perkapita, tetapi juga sangat bergantung pada perdagangan. Ini membuat negara itu sangat peka dengan negara-negara maju, terutama pasar ekspor kunci, seperti AS dan Eropa.

Dibandingkan triwulan III tahun lalu, Kementerian Perdagangan dan Industri membeber bahwa ekonomi Singapura mengalami kontraksi 0,5 persen secara riil atau lebih buruk ketimbang ekspansi 0,8 persen yang diramalkan Dow Jones Newswires.

Agustus lalu, pemerintah merevisi lebih rendah proyeksi pertumbuhan PDB tahunan menjadi 4,0-5,0 persen. ”Tapi, kemudian kondisi ekonomi eksternal terus melemah lebih buruk ketimbang ekspektasi,” kata seorang pejabat.

Menurut analis, kunci kemerosotan pertumbuhan Singapura di triwulan III adalah sektor manufaktur. Yakni, kontraksi year-on-year 11,5 persen. Yang mengejutkan adalah kemerosotan tajam pertumbuhan sektor konstruksi. Sempat bboming, sektor ini justru melemah dari 19,8 persen jadi 7,8 persen. Industri jasa tumbuh 6,1 persen atau turun dibandingkan 7,0 persen pada triwulan II.

”Perlambatan sektor jasa bakal jauh lebih parah ketimbang saat ini,” kata analis Morgan Stanley.

Analis yang lain menyebut, pelonggaran kebijakan moneter Singapura dilakukan setelah bank sentral di seluruh dunia memangkas tingkat suku bunga akibat memburuknya krisis global.

”Seluruh dunia telah melonggarkan kebijakan dan Singapura juga melakukan hal yang sama,” kata Song Seng Wun, ekonom CIMB-GK Securities Pte Singapura, seperti dikutip Bloomberg. ”Sepertinya kita akan menghadapi penurunan pertumbuhan atau resesi dalam waktu lama, mungkin selama dua tahun. Kemerosotan kali ini berbeda dari sebelumnya,” lanjutnya. (AFP/BLOOMBERG/ina/dwi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: