Waspada Tabung Elpiji tak Standar

RADAR PALEMBANG,WASPADA- PT Pertamina sejauh ini meminta masyarakat lebih waspada saat melakukan  pembelian tabung mengingatkan masyarakat agar waspada dalam membeli tabung elpiji. Soalnya, saat ini disinyalir banyak tabung gas elpiji yang sudah kedaluarsa dan tidak standar.

Faktanya beberapa waktu lalu, sejumlah tabung milik OT Kalindo dan Dempo Makmur  telah habis masa berlakukanya.
Memakai tabung yang sudah kedaluarsa itu sangat berbahaya. Tabung itu rentan meledak dan mengancan keselamatan jiwa penggunanya. Humas Pertamina UP MS II Robert, memberikan tip saat membeli elpiji. Pertama tabung harus ditimbang lebih dahulu apakah   memenuhi standar atau tidak. Kedua,   periksa segel putih di pipa tabung rapat atau tidak/rusak. Ketiga periksa masa uji tabung yang ada di setiap tabung biasanya tertera di atas gagang pegangan.
’’Jika, tak memenuhi ketiga standart itu. Lebih baik tidak usah membeli. Oleh sebab itulah, dianjurkan membeli tabung gas di agen raesmi, disana bisa menimbang tabung sebelum dibawa pulang, berkurang atau tidak isinya,’’ungkapnya.
Lain halnya bila beli di mobil antaran atau eceran yang tak punya timbangan. Biasanya sulit mengetahui jumlah isinya berapa. Lalu kondisi segel, pastikan dalam keadaan rapat dan baik tidak rusak, ini akan menentukan kadar kondisi isi.
Sedangkan segel masa berlaku tabung, lihat masa uji. Masa uji tabung harus dilakukan setiap tahun. Selama 5 tahun berturut-turut. Jika masa berlakunya habis, jangan diterima, ini bisa membahayakan konsumen karena kondisi tabung di dalam sudah tak layak pakai.
Seyogyanya, tabung kadaluarsa itu ahrus dikembalikan ke Pertamina untuk dilakukan pembelahan ulang, dan diproduksi lagi. “Tapi, bila konsumen tak mengindahkan tiga hal ini, artinya itu kesalahan konsumen sendiri bila terjadi sesuatu,”ujarnya.
Saat ini kata Robert, pihaknya sedang mengkaji pelanggaran-pelanggaran ditemukan tersebut. Apakah merupakan kelalaian, kesengajaan ataupun pelanggaran lain. ’’Kita akan rapat putusan akhir besok (hari ini-red) dengan Disperindag Provinsi, memutuskan pelanggaran dan sangsi yang pas abagi yang melanggar ini,’’tambah Roberth.
Pasti, pihaknya memastikan, pasti ada sangsi hukum yang harus diberikan. Namun tak bisa diputuskan gegabah, pasalnya tak hanya tabung ditemukan, namun juga timbangan illegal.
Ini kan perlu dlihat, apakah timbangan itu sesuai dengan standar layanan konsumen ditentukan Pertamina atau tidak. Termasuk izin resmi membelinya. Sejauh ini untuk jenis timbangan elpiji, sudah ada ketentuan khusus dari pemerintah.
Bila ada yang melakukan di luar itu, butuh dilakukan pemeriksaan lebih jauh. ’’Kita sudah melihat seluruh barang buktinya di Disperindag Propinsi, ini pasti akan diproses secara hukum. Namun sebelumnya Pertamina akan melihat dari sisi ketentuan Pertamina, begitupun pihak lain, baik perlinduangan konsumen atau meksnisme aturan perdagangan lainya,’’tukasnya.(ayu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: