Ayo Buy Back Saham BUMN

RENCANANYA aktifitas BEI hari ini akan dibuka pemerintah. Kondisi itu dapat dimanfaatkan investor untuk mengikuti langkah yang dilakukan pemerintah membeli kembali (buy back) saham-saham BUMN senilai Rp 4 triliun.


Pada perdagangan hari ini diproyeksikan akan ada pertarungan kekuatan arus negatif yang dipicu oleh forced selling sekuritas asing untuk menghindari gagal bayar serta redemtion reksadana. Tindakan ini akan dilawan pemerintah dengan niatan mulia pemerintah serta kaum nasionalis untuk mengembalikan proporsi kepemilikan lokal yang selama ini dijajah oleh asing.
Aksi ini akan dipimpin dengan buy back saham-saham BUMN dan akan didukung emiten lokal seperti MEDC (pengusaha Hilmy Panigoro) serta Kalla Group. Saham yang bakal di buy back tersebut ANTM, PTBA, PGAS, TINS, WIKA serta JSMR.
Pemerintah ingin membesarkan porsi kepemilikan saham investor lokal di pasar bursa yang selama ini dikuasai separuhnya oleh asing. Setidaknya, komposisinya bisa ditingkatkan seperti halnya negara Venezuela ataupun Argentina yang penguasaan asing di perekonomianya hanya 20-30 persen saja.
Sudah saatnya rasa nasionalis itu lebih ditingkatkan. Pada masa kepemimpinan presiden sebelumnya, aset-aset negara banyak dijual ke investor asing. Seperti penguasaan asing pada perusahaan PT Freeport Indonesia. Sekitar 84 persen sahamnya dimiliki oleh Mc Morrant, empat persen dikuasasi investor lain. Sedangkan porsi penguasaan pemerintah di perusahaan produsen emas dunia itu hanya sembilan persen.
Kemungkinan pada perdagangan hari ini, saham group bakrie masih akan disuspend, mengingat saham kelompok ini menguasai sekitar 40 persen kapitalisasi pasar. Jika saham Bakrie Group ini ikut dibuka maka dikhawatirkan indeks akan berada di teritori negatif.
Investor diharapkan mampu melihat situasi ini secara jangka panjang dengan melakukan buy back saham BUMN. Termasuk pula menyangkut kepemilikan reksadana. Langkah redemtion merupakan tindakan sesaat, namun bila mampu berpikir jangka panjang momen seperti ini semestinya dimanfaatkan untuk membeli.
Komoditas minyak mentah penutupan perdagangan Sabtu (11/10) lalu sebesar USD 77,7 perbarrel atau turun 8,89 dolar (10,27 persen), emas turun 27,5 dolar (3,10 persen) di USD 859 pertroy ons. Perdagangan Jumat lalu, emas sempat mencapai level tertinggi USD 925 pertroy ons.
Perdagangan Bursa Asia Pasifik Jumat (10/10)Australia AORD turun 351,8 poin (8,20 persen) di 3.939,50, Shanghai SSEC minus 74,01 poin (3,57 persen) di 2.000,57. Hangseng turun 1.146,37 (7,19 persen) di 14.796,87, Nikkei turun 881,06 poin (9,62 persen), Singapura STI minus 154,38 poin (7,34 persen) di 1.948,33. Sedangkan Dow Jones pekan lalu ditutup minus 128 poin (1,49 persen) di 8.451,19.(ade)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: