Penyerapan Hibah Gedung Sekolah Nol

RADAR PALEMBANG, ANGGARAN – Meski tahun anggaran 2008 tidak sampai tiga bulan lagi, namun penyerapan dana dari pos hibah pembangunan gedung sekolah masih nol. Karenanya DPRD Sumsel meminta agar biro keuangan segara menyalurkan dana sebesar Rp 116 miliar ke rekening sekolah yang menjadi sasaran.


’’Pada APBD Sumsel 2008 ada alokasi anggaran pendidikan melalui pos hibah pemprov sebesar Rp 116 miliar. Dana itu digunakan untuk pembangunan unit sekolah baru,’’kata Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Sartimin dan Anggota Komisi IV Nasrun Anis kemarin (13/10).
Ironisnya sambung Sartimin meski memasuki akhir tahun anggaran dana tersebut belum terealisasi sama sekali. Ia meminta pemprov dalam hal ini biro keuangan segera menyalurkan dana tersebut kerekening sekolah yang mendapat dana tersebut. ’’Kalau mengacu pada tutup buku APBN, maka per 15 Desember itu waktu terakhir. Karenanya kami meminta sebelum itu harus sudah tersalurkan,’’imbuhnya.
Mengingat kata Sartimin pada dasarnya tidak ada persoalan lagi. Pihak sekolah telah menyerahkan rekening sekolah kepada biro keuangan. Lantas telah pula dibuat MoU antara sekolah dengan diknas untuk penggunaan anggaran.
’’Per 14 Agustus gubernur telah juga mengeluarkan SK untuk sekolah-sekolah yang mendapatkan dana tersebut. Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda. Sekarang ini kami meminta cairkan segera 50 persen dana tersebut. Kalau sudah 50 persen maka pihak sekolah bisa bergerak melaksanakan anggaran,’’tandasnya.
Selanjutnya pada saat proyek berjalan 30 persen, bisa dicairkan dana tahap kedua. Dengan demikian pada tahun ini bisa terlaksana. Bagiamana kalau tidak terserap seluruhnya ? Karena dana tersebut dana hibah, maka tidak menjadi masalah kalau dilaksanakan pada tahun 2009. Bahkan bisa ditolerir hingga Februari 2009 mendatang.
Secara rinci dikatakan dana tersebut untuk unit sekolah baru (USB) TK/PAUD tujuh lokasi, USB SMP 6 lokasi, USB SMA 18 lokasi. Pembangunan ruang kelas baru (RKB) SMP 19 unit, RKB SMA  51 unit, lab SMA 11 sekolah, pagar dan infrastruktur sekolah 8 lokasi. Lantas rehab SD/MI 317 sekolah, SMP/MTs 58 sekolah, SMA/MA?SMK 16 sekolah.
”Sampai saat ini sebenarnya telah diajukan pencairan dana melalui pos hibah sebanyak 421 sekolah dengan total anggaran Rp 83 miliar. Dengan rincian rehab SD/MI 252 unit, SMP/MTs 54 unit, SMA/MA/SMK 16 sekolah. Lalu pembangunan USB TK 2 unit, SMP 2 unit, SMA/SMK 6 unit, pembangunan RKB SMP/MTs 19 sekolah, SMA/MA 44 sekolah, lab SMA 11 sekolah dan pabar sekolah 8 lokasi. Tetapi itu pun belum bisa cari,” tandasnya.(rul)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: