Satu Caleg Terancam Dicoret

Terindikasi Gunakan  Ijazah Palsu

RADAR PALEMBANG, SYARAT – Satu calon anggota legislatif (caleg) yang masuk dalam daftar calon sementara (DCS) bakal dicoret. Pasalnya yang bersangkutan terindikasi kuat menggunakan ijazah palsu.
”Ya, benar kami beberapa hari lalu telah menerima laporan dari masyarakat terhadap caleg yang masuk di DCS. Dia datang sendiri ke KPU Kota Palembang guna melaporkan dugaan penggunaan ijazah palsu salah satu caleg,” kata Ketua KPU Kota Palembang KMs Khoirul Mukhlis, kemarin (13/10).


Saat ditanya identitas caleg tersebut Mukhlis enggan mengutarakannya. Termasuk saat ditanya dari partai mana dan dinomor urut berapa calon terrsebut tercantum. ”Pokoknya ada. Tidak etis kalau saya ungkapkan identitasnya. Namun dipastikan yang bersangkutan berasal dari partai baru,” imbuh Mukhlis.
Lebih rinci Mukhlis menerangkan pada ijazah SMA caleg tersebut dalam dokumen yang diserahkan ke KPU Kota Palembang tercantum yang bersangkutan lulus pada tahun 1983. Akan tetapi, yang bersangkutan ternyata menggunakan ijazah keluaran tahun 1992.
”Isi laporannya seperti itu. Dan setelah kami periksa ternyata benar, ijazah yang digunakan keluaran tahun 1992. Bukan keluaran tahun 1982 sebagaimana tahun yang bersangkutan lulus,” tukasnya.
Langkah selanjutnya, terang Mukhlis, KPU akan memanggil pimpinan partai asal caleg tersebut. Dari sana KPU akan meminta agar calon tersebut diganti. Atau KPU akan mencoretnya dari DCS dan menaikan nomor urut dibawahnya. Kok tidak klarifikasi dulu ? ”Itu tetap kami jalankan. Kami akan panggil dia juga, mau mundur atau dicoret,” katanya.
”Yang jelas kami belum akan melakukan klarifikasi ke Diknas, pasalnya indikasinya kuat. Dan kalau melihat ijazah yang ada, cukup bukti bagi KPU untuk mencoret namanya dari DCS,” tambah Mukhlis.
Adakah laporan lainnya ? Mukhlis mengaku sebenarnya laporan cukup banyak. Tetapi ia melihatnya tidak berpengaruh pada pencalonan yang bersangkutan.
”Ada laporan. Tetapi yang tidak jelas. Seperti yang mengatakan isterinya ada dua. Kalau itu bukan urusan kami, jadi kami abaikan,” tukas Mukhlis.(rul)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: