TKI di Korsel Over Kuota

Hari Ini, Menaker Korea Kunjungi RI

RADAR PALEMBANG, TKI-Jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan membludak melebihi kuota yang ditetapkan oleh pemerintah. hingga akhir 2008 bakal menembus kuota yang disediakan pemerintah dalam program G to G (Gouverment to Government) sebesar 9.500 orang.


Jika kuota itu tercapai, Indonesia akan menjadi negara terbesar yang menempatkan jumlah pekerja asing di Korea Selatan. Dari data yang dimiliki oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) pada 2006, jumlah TKI yang ditempatkan di Korea baru mencapai 1.214 orang.
Kemudian pada 2007 naik menjadi 4.303 orang, sepanjang 2008 hingga bulan September mencapai lebih dari 8.000 orang, jumlah ini mendekati kuota yang disediakan yaitu 9.500 orang. Angka tersebut di luar warga Indonesia yang bekerja ke Korea tanpa melalui jalur G to G.
Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat mengakui bahwa jumlah TKI di Korsel memang diperkirakan melebihi kuota yang ditetapkan. “Kuota 9.500 tersebut bisa dicapai sampai Desember tahun ini, karena saat ini pun kita sudah menjadi negara yang menempatkan pekerja asing terbesar di Korea setelah Vietnam,” ujarnya di Jakarta kemarin (12/10).
Jumhur menjelaskan bahwa TKI yang dikirim ke Korea melalui program G to G, itu dikontrak dalam masa kerja 3 tahun. Namun masa kerja tersebut dianggap terlampau singkat oleh para pengusaha Korea, karena itu mereka mengusulkan ada perpanjangan otomatis menjadi 5 tahun. “Usulan telah kami sampaikan pada sejumlah pengusaha Korea, September lalu,” paparnya.
Meski mampu menempati posisi pertama dalam penempatan tenaga kerja asing di Korea, Jumhur menilai bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan penempatan TKI ke Korea, mengingat besarnya peluang kerja bagi TKI di Korea.
“Upaya itu di antaranya menyangkut pembenahan prosedur pengurusan Sending Labour Contract (SLC) bagi TKI,” lanjutnya.
Besarnya jumlah TKI di Korsel ini membuat Menteri Tenaga Kerja Korea Lee Young Hee mengagendakan kunjungan ke Jakarta, hari ini (13/10).  Kunjungan Lee Young Hee akan diterima M. Jumhur Hidayat di Gedung Graha Insan Cina, Cimanggis Depok.
Jumhur dan Menteri Tenaga Kerja Korea dijadualkan membicarakan peningkatan penempatan Tenaga Kerja Indonesia di Korea.  Dalam kunjungan kali ini, Menteri Tenaga Kerja Korea didampingi Pelaksana Dirjen Kerjasama Internasional Kementerian Tenaga Kerja Korea Lee Jae Hung, Direktur Divisi Penanganan Tenaga Kerja Asing Korea An Kyung Duk, Atase Tenaga Kerja Keduataan Korea di Jakarta Ha Hyeong So serta Direktur Pelayanan Pengembangan Tenaga Kerja Korea Yang Sung Mo.
Pemerintah Korea, juga diharapkan membuka peluang penempatan TKI untuk sektor konstruksi yang semi skil dan skilled (terampil), rumah sakit, juru rawat, perhotelan serta restauran, baik yang dilakukan secara G to G maupun P to P (private to private). (iw/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: