Investor Serbu Sekuritas

Bursa Mulai Bergairah

RADAR PALEMBANG, SECURITAS-Pembukaan pasar bursa efek Indonesia kemarin setelah mengalami suspend tiga hari langsung direspon investor. Kalangan traider memenuhi perusahaan pialang (sekuritas) yang kebanyakan melakukan transaksi pembelian.

Para pialang mulai menyerbu sekuritas di Sentra Investasi Danareksa (SID) Jalan Kapt A Rivai Palembang. Pada sesi pembukaan perdagangan kemarin, meski belum memuaskan namun bursa saham mulai bergairah.

BERGAIRAH: Para pialang mulai menyerbu sekuritas di Sentra Investasi Danareksa (SID) Jalan Kapt A Rivai Palembang. Pada sesi pembukaan perdagangan kemarin, meski belum memuaskan namun bursa saham mulai bergairah.


Nilai transaksi untuk perdagangan kemarin totalnya mencapai Rp 7,499 triliun atau naik 3,5 kali lipat dari transaksi sebelumnya. Peningkatan transaksi ternyata juga dialami sejumlah perusahaan pialang di kota ini.
Pialang PT Optima Securities melalui Equity Sales Elson Sinurat mengatakan, nilai transaksi selama satu hari kemarin mengalami kenaikan dua kali lipat dari biasanya. Jika tadinya hanya Rp 2-3 miliar seperti transaksi yang terjadi selama indeks tertekan, kemarin justru melonjak jadi Rp 5 miliar. ”Dominasi investor kami melakukan pembelian,” katanya, kemarin.
Selama ini, diakui Elson, investor banyak lakukan penjualan tetapi kemarin volume penjualan di sekuritas ini menurun. Komposisi net buy lebih besar dibandingkan net sales. Perdagangan hari ini kemungkinan aksi borong saham masih akan terjadi.
”Investor kemarin lumayan ramai, kemungkinan hari ini akan berlanjut. Indeks hari ini juga masih berpeluang menguat. Apalagi melihat bursa Dow Jones pada perdagangan hari ini libur akibat peringatan Columbus Day. Selama ini minusnya IHSG akibat tekanan indeks Dow Jones. Isu negatif yang seringkali datang dari bursa AS, untuk sementara tidak akan mempengaruhi transaksi,” jelas dia.
Kondisi serupa dialami PT Sarijaya Securities. Investor tampak memadati perusahaan tersebut. Komposisi net buy perdagangan hari ini naik empat kali lipat dari biasanya. “Investor hari ini (kemarin) memanfaatkan momen buy back saham oleh pemerintah. Apalagi sebelumnya, kami juga aktif lakukan penawaran pada investor,” ucap Branch Manager Dwi Mulyadi.
Perilaku investor kemarin bervariasi, tak hanya melakukan pembelian. Investor juga melakukan penjualan meski hanya terbatas yakni satu atau dua investor saja, lalu ada juga yang menahan sahamnya untuk dijual pada perdagangan hari ini. ”Kemungkinan untuk menguat masih besar, transaksi biasanya ketika situasi sedang bagus, bisa sampai 30 persen. Tapi sekarang transaksi belum sampai 10 persen,” ucap Dwi.
Lain halnya bagi securitas Sentra Investasi Danareksa (SID). Nilai transaksi yang terjadi kemarin jauh lebih rendah dari keadaan normalnya. Biasanya Rp 5 miliar kemarin hanya Rp 2,2 miliar untuk transaksi jual-beli. ”Masih banyak yang beli dari yang jual,” tegas Pimpinan SID Palembang Aidil Idham.
Utamanya, investor yang lakukan pembelian kemarin adalah investor baru sedangkan investor lama masih wait and see. Investor lama menanti sampai situasi mengalami perbaikan. Kemungkinan mereka baru akan melakukan transaksi pada perdagangan hari ini. Apabila perdagangan telah tenang, mungkin mereka akan masuk lagi.”
Investor juga tampak memadati sekuritas PT Valbury Asia Securities. Dua lantai gendung pialang yang berlokasi di Komplek Ruko Taman Mandiri itu seluruhnya penuh investor. Hanya saja Branch Manager Valbury Palembang, Adrimal SG, enggan menyebutkan berapa banyak nilai transaksi yang terjadi.
“Hari pertama ini, investor banyak dating untuk melihat kondisi pasar setelah tutup sekitar tiga hari, mereka melihat market ini mau kemana. Bagi mereka yang masih ada dana, momen hari ini (kemarin) dimanfaatkan untuk pembelian. Harapannya ada kenaikan jual jadi untuk sementara mereka spekulasi dulu,” jelas Adrimal.

++ Rebound++
Sementara itu, lantai bursa di Jakarta sedikit bernapas lega saat kembali dibuka kemarin (13/10).  Berbagai intervensi regulasi dari pemerintah mulai menampakkan hasil. Kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) terangkat 10 poin (0,7 persen) menuju level 1.461,87. Kelompok 45 saham unggulan, indeks LQ-45, terkerek 3,06 poin (1,08 persen) menuju 287,3.
Pada sesi pertama, indeks sempat bergerak anomali terhadap bursa kawasan yang sudah mulai menghijau. Indeks ambles pada sesi pertama pada posisi 1.401,9. Bahkan, ketika pertama dibuka, indeks langsung terpelorot 62,8 poin atau 4,33 persen menjadi 1.388,8.
Terdapat 72 saham yang terkerek harganya. Sementara 97 saham tergelincir, dan 35 lainnya stagnan. Sektor consumer menjadi pioner kenaikan indeks sebesar 4,5 persen. Sementara sektor tambang dan finansial masih terkoreksi, masing-masing 0,34 persen dan 2 persen.
Saham-saham yang sempat sempat terperosot tajam di sesi pagi, seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk, akhirnya ditutup menguat.
Saham ISAT melesat 9,49 persen, mendekati limit auto rejection, ke level Rp 4.325 terdongkrak oleh kabar disetujuinya tender offer oleh Qatar Telecom hingga 65 persen. Saham-saham yang juga melesat sama dengan ISAT adalah PT Semen Gresik Tbk, PT Gudang Garam Tbk, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk.
Sentimen buyback BUMN terbukti manjur mengatrol indeks. Harga saham perusahaan pelat merah terkerek, meski pada sesi pertama sempat terjerembap.
Saat indeks luruh pada sesi pagi, Dirut PT BEI Erry Firmansyah mengatakan, hal itu sebagai sesuatu yang wajar. Hal itu sudah diprediksi oleh otoritas bursa. “Itu sudah kami perkirakan. Penurunannya masih dalam skala yang wajar,” kata dia.
Analis saham PT Optima Securities Ikhsan Binarto mengatakan, penguatan indeks juga didorong oleh  menguatnya bursa regional dan Eropa di atas 3 persen serta adanya  pembatasan short selling. ”Naiknya penjaminan dana nasabah di bank hingga Rp 2 miliar, pemberlakuan limit auto reject sebesar 10 persen juga berkontribusi positif,” tuturnya.  (ade/eri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: