Setoran Pasca Lebaran Rp 725 Miliar

Per Hari Rp 145 miliar

RADAR PALEMBANG, DANA-Tingginya aktifitas perdagangan sebelum lebaran lalu, membuat setoran dana ke perbankan ikut melonjak. Selama lima hari jumlah dana yang masuk ke BI mencapai Rp 725 miliar. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya terjadi peningkatan hampir dua kali lipat.

Bulan September lalu atau selama puasa, jumlah setoran dana yang dikeluarkan perbankan (outflow) berjumlah Rp 1,8 triliun. Apabila diambil rata-rata perharinya dari nilai transaksi tersebut, angkanya sekitar Rp 90 miliar. ”Sementara perhari transaksi dari tanggal 6-10 Oktober lalu diambil rata-ratanya sekitar Rp 145 miliar. Jadi ada kenaikan dari kondisi normalnya,” kata Analis Madya Kantor Bank Indonesia Palembang Hairul Ammi, kemarin.

Umumnya, dana masyarakat setelah lebaran lalu mengalami peningkatan sehingga mereka harus menyetorkannya ke bank. Adapun kegiatan penarikan dana dari bank selama awal minggu kemarin relatif sangat sedikit, hanya sekitar Rp 12,7 miliar.

Dijelaskan dia, uang yang disetorkan ke Bank Indonesia per tanggal 6 Oktober lalu merupakan uang layak edar. Perbankan telah melakukan penyortiran terhadap dana yang akan dikirim ke BI tersebut untuk dipisahkan antara uang lusuh dengan uang yang masih layak edar. Sementara penyetoran uang lusuh ke kas BI baru dibuka bank sentral itu kemarin. Bulan lalu total uang lusuh yang diterima BI (inflow) Rp 691 miliar. ”Penyetoran uang lusuh bisa dilakukan setiap hari, tetapi karena ’arus balik’ ini meningkat jadi penyetorannya untuk uang layak edar,” katanya.

Sejauh ini, perbankan umumnya mengalami kelebihan likuiditas. Hal itu terlihat dari laporan yang disampaikan ke BI mengenai kondisi perkasan masing-masing. Terbanyak penyetoran dana pada tanggal 9-10 Oktober lalu. ”Kami terima laporan bank lalu kami lihat perkembangannya. Kalau bank ada kelebihan likuiditas akan kami serap dan lakukan discresi.”

Hairul menjelaskan lebih jauh, biasanya perbankan mengetahui kondisi perkasannya dan telah pula melakukan perhitungan matang. Bank juga telah mengetahui pola transaksi nasabah mereka. Misalnya, pada hari-hari tertentu seperti mendekati akhir bulan akan terjadi penarikan dana untuk membayar gaji perusahaan. Amannya kondisi likuditas bank dapat pula dilihat dari tingginya setoran yang masuk BI.Memasuki minggu kedua bulan ini diperkirakan dia penyetoran dana masih akan berlanjut. Komposisinya kemungkinan tidak akan jauh berbeda dari minggu pertama lalu. Indikasi ini dapat dilihat dari dana yang dikeluarkan bank selama puasa lalu senilai Rp 1,8 triluin, belum seluruhnya kembali ke perbankan. ”Dana yang kembali ke bank belum sampai 50 persennya.”

Dana yang telah disetor ke kas BI ini akan tercatat sebagai rekening bank tersebut dan bisa ditarik kembali, misalnya untuk membayar transaksi tertentu. ”Dana itu bisa pula dipakai kembali oleh bank bersangkutan seperti untuk membayar gaji atau keperluan lainnya,” tandas dia.(ade)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: