PSMTI Usulkan Talang Buruk Sebagai Kampung Wisata

Perkampungan      Tionghoa di Palembang cukup banyak mulai dari kampung Kapitan, Taksam, dan Talang Buruk. Dari sekian banyak perkampungan tersebut sebagian besar memiliki sajarah tersendiri seperti kampung Kapitan dan Talang Buruk.


Namun sayang, hanya beberapa kampung saja yang dijadikan sebagai kawasan wisata yaitu kampung kapitan. Padahal bila dilihat dari sejarah dan kondisi, kawasan talang buruk juga bisa dijadikan kampung wisata.
Hal ini diungkapkan ketua PSMTI Sumsel Fauzi Thamrin kepada koran ini, kemarin. Menurutnya, bila melihat sejarah, kawasan talang buruk cukup layak untuk dijadikan salah satu kawasan wisata khususnya dari etnis tionghoa. Talang Buruk merupakan salah satu kawasan pengasingan warga Tionghoa pada zaman orba sekitar tahun 1958. saat itu warga tionghao banyak diasingkan, salah satunya di kawasan talang buruk tersebut.
”Selain sejarah, di kawasan tersebut juga banyak terdapat kelenteng-kelenteng, hal itu sebenarnya juga bisa dimanfaatkan salah satu daya tarik wisata, kalau dikelola dengan baik, ” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan para tokoh Tionghoa Talang Buruk tersebut. ”Kita akan bicarakan untuk membangun gerbang bercirikan cina seperti yang ada di RRC dan juga lampion-lampion, ” ujarnya.
Sementara itu di perkampungan,  masyarakat juga kita arahkan untuk membuat warung-warung yang menyajikan menu dan kuliner khas Cina. ”Kalau itu terwujud, tentu kawasan tersebut bisa menjadi salah satu objek wisata khususnya warga tionghoa, ” terangnya seraya mengatakan kalau pihaknya akan coba membicarakan hal tersebut kepada walikota Palembang. (ace)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: