PGE Kelola 6 WK Panas Bumi

RADAR PALEMBANG, PERTAMINA-PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) terus mengembangkan sayap bisnisnya. Anak perusahaan Pertamina tersebut rencananya akan menggarap proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di enam wilayah kerja (WK) panas bumi (geothermal). Keenam WK itu meliputi Ulubelu, Lumutbalai, Hululais, Kotamobagu, Sungai Penuh, dan Karaha.


”Total kapasitas yang akan dikembangkan sebesar 30 megawatt (MW),” ujar Direktur Utama PT PGE Abadi Poernomo di sela Simposium Panas Bumi di Jakarta kemarin (21/10).
Menurut Abadi, upaya mengembangkan 6 WK panas bumi dilakukan  untuk mengejar target 302 MW pada tahun 2010. ”Kami akan mengembangkan pembangkit skala kecil berkapasitas 5 MW,” katanya.
Terkait nilai investasi yang diperkirakan mencapai USD 200 juta, pihaknya akan mencari melalui skema pinjaman. ”World Bank dan Bank Pembangunan Asia (ADB) sudah menyatakan minatnya untuk mendanai keenam proyek ini,” terangnya.
Nantinya, sampai 2014 Ulubelu dan Lumutbalai akan dikembangkan kapasitasnya hingga 220 MW. Sedang, Hululais akan dikembangkan hingga 110 MW, Kotamobagu 40 MW, Sungai Penuh 55 MW, dan Karaha 35 MW.
Menurut Abadi, saat ini pihaknya sudah mengembangkan tiga wilayah geothermal dengan total kapasitas terpasang 272 MW. Ketiganya adalah Kamojang (200 MW), Lahendong (60 MW), dan Sibayak (12 MW).  PGE menargetkan, hingga 2011 menargetkan peningkatan kapasitas terpasang geothermal sebesar 472 MW dari potensi cadangan 1.560 MW. Sementara pada 2012, target peningkatan kapasitas terpasang 877 MW dari potensi cadangan 1.610 MW. Sedangkan pada  2014, PGE menargetkan penambahan kapasitas terpasang menjadi 1.092 MW dari potensi cadangan 1.760 MW.
Upaya pengembangan proyek PLTP sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan juga mendapat dukungan pemerintah.  Ini diungkapkan Staf Ahli Menteri ESDM Luluk Sumiarso yang hadir dalam simposium kemarin. ”Sumber panas bumi Indonesia mencapai 27 ribu MW. Itu hampir 40 persen dari total potensi dunia,” tutur Luluk.
Untuk itu, dalam roadmap pengembangan proyek 10.000 MW tahap kedua, pemerintah menargetkan komposisi energi baru dan terbarukan (EBT) mencapai 7.000 MW. ”Dari jumlah itu, sebagian besar diharap berasal dari panas bumi,” katanya. (owi/bas/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: