Tiang Fly Over Bermotif Songket

RADAR PALEMBANG, AKSESORI – Fly over Asnawi Mangku Alam yang berada di Simpang Polda Sumsel akan memiliki ciri khas. Rencananya jembatan layang pertama di Sumsel ini akan diberi motif khas Sumsel.
”Ya memang tadi ada bincang-bincang dengan anggota dewan soal tiang-tiang fly over. Saya mengusulkan sayang kalau hanya seperti ini saja. Kalau bisa ada ciri khas,” kata Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Jalan dan Jembatan Metropolis Aidil Fiqri kemarin (21/10) disaat kunjungan kerja Komisi III DPRD Sumsel.


Sumsel kata Aidil memiliki kerajinan yang sudah terkenal. Maka tak ada salahnya ciri khas tersebut dituangkan di fly over.”Ya seperti motif songket, jumputan itu bisa dituangkan disini. Kan ditiang-tiang itu sudah disiapkan tempatnya yang bentuk V. Nah, itu bisa dijadikan tempat meletakan motif khas Sumsel,” katanya.
Untuk cat sambung Aidil akan menggunakan cat khusus seperti halnya jalan serupa di Singapura. Buka cat tembok biasa. Kalau cat biasa maka akan sangat mudah terkelupas.
”Sebenarnya dananya sudah ada senilai Rp 3 miliar untuk pengecatan dan lampu. Tetapi karena waktu yang mendesak, maka kami alihkan ke pembuatan taman. Kalau memang diperlukan dananya bisa diajukan lagi ke pusat tahun depan,” kata Aidil optimis.
Dikatakan pula pada pembangunan tersebut saat ini mengalami kendala. Pasalnya ada ruas tanah yang akan digunakan sebagai lokasi pelebaran jalan tidak terkendala dengan pembebasan lahan.
”Yang sisi Rumah Makan Bundo Kandung sudah beres semuanya. Cuma yang di depan Smartuss saja yang belum, karena terkendala oleh administrasi. Kalau soal harga sudah beres. Kalau keduanya selesai dibebaskan maka sisi jalan bisa dikerjakan lagi,” tandasnya.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Sumsel MA Gantada mengatakan meski ada kendala pihaknya optimis hal ini akan selesai. Pasalnya setelah dicek ke lapangan dan mendapat keterangan dari satker semuanya ternyata tidak ada lagi kendala.
”Secara prinsip semuanya sudah disiapkan dan tinggal pelaksnaan. Hanya saja progres kedepan perlu penataan kawasan di bawah fly over. Kami masih tunggu dulu kemungkinan bagaimana mendapatkan uangnya. Terutama untuk pengecatan tiang-tiang ini dengan khas Palembang, juga taman di bawah ini,” tandasnya.
Untuk taman di sekitar fly over ditanggung dana dari APBD, sedangkan di bawah fly over meski sudah ada dana dari APBN namun pelaksanaan tidak bisa mengingta waktu yang mendesak. ”Ada Rp 3 miliar untuk kawasan di bawah ini. Tetapi karena waktu, maka dikerjakan tahun depan,” katanya.(rul)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: