Distamben Minta Tambah Stok

RADAR PALEMBANG, STOK-Konsumsi BBM yang dijatah Pertamina untuk memenuhi kebutuhan Sumbagsel tahun ini Rp 1,069,137 KL. Mendekati akhir tahun yang bakal mengalami banyak permintaan, Dinas Pertambangan Provinsi akan meminta tambahan stok ke Pertamina apabila terjadi kekurangan.


Hal tersebut diungkapkan Kabid Migas Dany Fachrial melalui seksi hulu migas Edward Muhaimin dan Welli Andriani, kemarin. Menurutnya, pihaknya akan mengirimkan surat kepada Pertamina apabila ternyata terjadi kekurangan.
‘’Tapi biasanya Pertamina sudah mempunyai perhitungan sendiri mengacu kondisi tahun-tahun sebelumnya, serta diikuti pula dengan kebijakan yang akan dilaksanakan BUMN tersebut. Misalnya, menyangkut konversi minyak tanah dengan gas, makanya konsumsi mitan tahun ini dikurangi dari 244.981 KL jadi 216.697 KL,” ujar Edward.
Seluruh SPBU yang ada di wilayah ini telah mendapat jatah stok dari Pertamina, sehingga agak sulit bagi mereka untuk meminta jatah tambahan. Umumnya satu SPBU diberikan alokasi 15 ribu KL perhari, tetapi cenderung mereka mengharapkan jatah dua kali lipatnya.
Apabila terjadi hambatan produksi, Distamben akan menanyakan langsung ke Pertamina, apa permasalahan yang terjadi. Persoalannya mencakup kekurangan stok atau akibat kendala alat transportasi sehingga bahan bakar tersebut tidak sampai ke konsumen. “Itu kami lakukan apabila kelihatan stok distribusi ternyata tidak lancar.”
Adapun menyikapi masalah turunnya harga BBM mengingat harga minyak mentah internasional telah mengalami penurunan, Edward mengatakan, masih belum diketahui kondisinya. Namun, wacana menurunkan harga itu artinya akan memperbesar pengeluaran APBN guna membiayai subsidi bahan bakar, sebab mayoritas pemakaian bahan bakar negara ini mendapat subsidi pemerintah. ”Mungkin kita belum akan meniru Malaysia yang sekarang melakukan penurunan harga BBM menyikapi turunnya harga internasional,” jelasnya.
Sementara itu, jumlah pemakaian BBM subsidi pada tahun 2007 mencapai 1.128.579 KL untuk penggunaan minyak solar, premium serta minyak tanah. Sedangkan konsumsi BBM non subsidi selama tahun itu sekitar 291.301 KL untuk konsumsi premium, minyak tanah, solar, diesel, minyak bakar, avgas maupun avtur.(ade)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: