Indeks Berpotensi Melorot ke Level 850


Idealnya Investor Beli Sebelum Terjadi Rally

RADAR PALEMBANG, JEBLOK-Selama sepekan ke depan, indeks harga saham gabungan diproyeksi masih akan menghadapi masa-masa sulit. Indeks akan terus melorot hingga mencapai level 850. Investor sangat direkomendasikan untuk melakukan pembelian sebelum pasar alami rally.


Penurunan indeks yang terjadi saat ini dinilai Sales Equity PT Optima Securities Elson Sinurat sangat tidak wajar. Bila dibandingkan dengan penurunan yang terjadi pada bursa Dow Jones, kondisi IHSG jauh lebih menyedihkan. Bursa Amerika Serikat itu selama ini hanya turun 40 persen tepatnya dari posisi 13 ribu menjadi 8 ribu, sedangkan IHSG turun diatas 60 persen, dari 2.800 sampai 1.800 malah kini 1.111.
”Kondisi bursa AS sebenarnya sudah berangsur-angsur pulih. Tetapi karena ada rumor yang mengatakan indeks akan jatuh ke 850, akhirnya sampai sekarang kondisinya terus terpuruk,” tegas Elson, kemarin.
Para pelaku pasar, sambung dia, membuat prediksi secara tehnikal kekuatan untuk sampai level 850 itu sangat besar. Bahkan proyeksinya indeks di level itu akan dicapai dalam waktu minggu ini juga. Asalkan situasi di global memang belum memungkinkan untuk adanya pencerahan.
Namun, bagi investor situasi ini jangan lantas menjadi momok menakutkan. Justru situasi ini sebaiknya dimanfaatkan untuk lakukan pembelian. Sebab, apabila transaksi sudah mengalami rally (kejar-kejaran), sulit bagi investor untuk lakukan pembelian. Gerakan harga terjadi sangat cepat.
Rally harga bakal terjadi setelah dilakukannya pemilihan presiden AS pada 4 November mendatang. Ambil contoh saham ANTM ketika kondisinya masih di harga Rp 770, jika sudah sampai level itu sebaiknya langsung beli, karena gerakannya naik sampai Rp 900 bisa lebih cepat terjadi saat kondisi rallly.
Untuk itulah, pemerintah Indonesia kini menahan tindakan buy back. Pertimbangannya, program buy back tidak akan menunjukan manfaatnya apabila langsung dikeluarkan saat itu juga. Apalagi disaat kondisi bursa global yang tengah turun sekarang.
Investor juga diminta jeli memperhatikan pola perdagangan buy back yang dilakukan pemerintah tersebut. Saat ini pemerintah telah menunjuk sekuritas Danareksa Secusities sebagai pelaksana program buy back tersebut. Investor perlu mewaspadai jika terjadi transaksi besar-besaran yang dilakukan Danareksa Securities, atau naik dari transaksi normalnya. Bila itu sudah terlihat segeralah lakukan pembelian terhadap saham BUMN yang di buy back tersebut.
Sejauh ini program buy back yang dilaksanakan pemerintah nilainya sudah lumayan. Ada sekitar 65 persen dari dana sekitar Rp 4 triliun yang sudah dilempar ke pasar. Jadi masih ada sekitar 35 persen dana lagi yang siap-siap akan diberikan ke pasar saham.(ade)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: