Penjualan Yamaha Over 111 Persen

RADAR PALEMBANG, OVER TARGET- Walaupun sempat terjadi penurunan selama krisis, secara total penjualan Motor Yamaha di Sumsel dan Bengkulu masih cukup menggembirakan, bahkan per September 2008 target sudah terlampaui hingga 111 persen.


Manager Marketing I wilayah Sumsel Martin Junaidy mengungkapkan hingga September, volume penjualan Yamaha untuk wilayah Sumsel dan Bengkulu sudah mencapai 85 ribu unit lebih. Angka tersebut sebenarnya sudah melampaui target sekitar 111 persen dari yang ditetapkan selama 2008.
“Penjualan kami sebenarnya sudah over target sekitar 11 persen, namun karena permintaan masyarakat tetap tinggi maka target dinaikan menjadi 108 ribu unit hingga posisi Desember 2008 nanti, “ ujarnya beberapa waktu lalu.
Dijelaskan Martin tingginya volume penjualan tersebut dikarenakan kondisi perekonomian yang lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Tahun 2007 lalu penjualan kami hanya berkisar diangka 76 ribu unit, nah sekarang September saja sudah mencapai 85 ribu,“ ujarnya.
Jenis kendaraan yang paling diminati masih didominasi low price model seperti Vega R dengan kontribusi sekitar 30 persen, disusul kemudian Jupiter Z sebesar 23 persen, Jupiter MX 20 persen, metic 18 persen sisanya type sport. “ Matic sebenarnya bisa lebih dari 20 persen kalau suplai mencukupi, saat ini saja untuk metic tersebut masih indent, “ ujarnya.
Lebih lanjut Martin menambahkan rata-rata indent setiap bulannya mencapai 300 unit, sedangkan unit terjual rata-rata per bulan mencapai 9500 unit. Nah bulan terakhir penjualan cukup tinggi bisa tembus 11 ribu unit.
Mengenai market share hingga saat ini masih cukup tinggi, untuk wilayah Sumsel dan Bengkulu mencapai 30 persen. Sumsel sendiri, share yang terjadi lebih dari itu berkisar 38 persen. Tentang pangsa pasar, martin menegaskan tetap didominasi Kota Palembang.
Terkait dengan krisis yang terjadi saat ini, dia mengaku tetap berimbas pada penjualan Yamaha, namun ia menegaskan presntasenya tidak begitu signifikan. Selain itu beberapa leasing yang selama ini menjalin kerjasama sebagian besar belum menaikan suku bunga.
Disinggung kemungkinan menaikan harga, ia mengaku untuk saat ini hal tersebut belum akan dilakukan mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang belum begitu baik. “Saat ini belum, karena bagaimana mau menaikan harga sekarang saja dengan kondisi seperti ini banyak masyarakat yang mengeluh, “ tegasnya.
Untuk itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak leasing agar tidak menaikan suku bunga secara jor-joran sehingga memberatkan masyarakat. ”Kami terus lakukan koordinasi, karena kami tidak ingin masyarakat semakin terbebani, karena seperti diketahui sepeda motor bukan lagi barang mewah tetapi sudah menjadi kebutuhan, “ tukas dia.(ace)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: