Mark Up, Bantuan 10 Panti Distop

RADAR PALEMBANG, DISPERINDAGKOP – Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkessos) Palembang ke depan akan lebih selektif dalam memberikan bantuan. Pasalnya berdasarkan hasil monitoring  oleh yang dibentuk dinkesos selama dua pekan menunjukan adanya  indikasi penggelembungan (mark up,red) jumlah anak panti asuhan.


“Dari 3.141 anak yang dilaporkan ternyata berdasarkan hasil monitoring yang kita lakukan hanya 2.534 anak. Artinya ada kekurangan sekitar 607 anak,”ujar kepala dinkesos Dasril Sairin.
Dasril juga mengatakan bahwa sebenarnya dinkesos hanya ingin mengecek kebenaran laporan  yang diberikan. Ternyata hasilnya ada kekurangan ratusan anak yatim dari yang dilaporkan.
“Pembengkakan ini diduga untuk memperbesar bantuan dari Departemen Sosial (Depsos) yang biasanya diberikan kepada panti, berdasarkan jumlah anak asuh,” terangnya.
Dengan hasil ini, lanjut Dasril, maka pihaknya tidak akan mengusulkan panti yang kedapatan membengkakan jumlah anak asuh ke Depsos untuk diberi bantuan.
“Kurang lebih 10 panti yang akan kita coret dari daftar penerima bantuan. Dan kita ganti dengan panti yang dianggap layak dapat bantuan. Secepatnya kita akan keluarkan daftar panti asuhan ini, dari donatur atau perusahaan  yang sering memberi bantuan,”ujar Dasril seraya mengatakan jika ada donatur yang tidak tahu panti mana yang layak dibantu, bisa menanyakannya ke Dinkesos.(sep)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: