Kapal Kargo Tenggelam di Selat Bangka


Bermuatan 4000 Ton Baja

RADAR PALEMBANG, TENGGELAM-Kapal Kargo MV Pulau Mas tenggelam yang berlayar dari Jakarta tujuan Singapura tenggelam di Selat Bangka. Kapal itu membawa 4000 ton besi baja milik PT Gunung Raya Paksi Cibinong. Posisi tenggelamnnya kapal tepatnya antara Tanjung Palima dengan Sungai Menang atau pada koordinat 02-17’41”S (LS)/105-27’89”E (BT).


Kapal ini tenggelamnya sudah cukup lama, satu bulan lalu. Hanya saja, baru kemarin, aparat kepolisian mengunjungi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Keterangan yang dihimpun koran ini, kapal tenggelam pada 30 September sekitar 18.00 WIB.
Pantauan koran in di TKP, diperkirakan kapal itu tenggelam pada kedalaman 12 feet. Sebagai body kapal berwarna putik itu masih muncul ke permukaan. Tiang-tiang dan cerobong asap kapal masih kelihatan.
Rupanya kapal tenggela secara berangus-angsur. Soalnya, pada 30 September itu posisi kapal belum terbenam dan hanya kamar di bagian bawah kapal yang digenangi air. Lama- kelamaan kapal meringset ke dalam air sehingga seluruh badan kapal ternggelam.
Seluruh awak kapal diselamatkan oleh sebuah kapal Tanto Sayang dengan tujuan Surabaya. Selepas dua hari kejadian tersebut atau tepatnya tanggal 2 Oktober 2008, sebuah agen pelayaran Palembang yang bertanggung jawab atas keberangkatan MV Pulau Nanas yang diwakili oleh Bastian mendapatkan informasi dari Mv Pulau Nanas bahwa adanya sebuah kapal karam yang bertolak dari Jakarta menuju Singapura dengan membawa ribuan ton besi Baja.
Kejadian tersebut dibenarkan oleh Dir Pol Air Polda Sumsel, Drs AKBP Putut Proyogi. Menurutnya. MV Pulau Nanas yang dikendari oleh nahkoda Johanes Salamun beserta 19 anak buah kapalnya yang bermuatan 4000 ton besi baja bertolak dari Jakarta tujuan Singapura. Setibanya di perairan Selat Bangka diantara tanjung Paglima dengan sungai menang mendapatkan kendala mekanis sehingga memberhentikan pelayarannnya dengan terpaksa.
’’Saat ini telah dilakukan sejumlah identifikasi dengan memerikasa sejumlah saksi yang terkait, diantaranya Nahkoda Kapal Johanes Panglima, serta saudara Bastian yang merupakan salah satu Agen Pelayaran Palembang. Kita pun terus mengembangkan kasus ini dengan melakukan sejumlah pencarian di seputaran selat Bangka,’’imbuhnya (kai)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: