Pemerintah Tetap Minati BUMI

RADAR PALEMBANG, BUMI-Pesona PT Bumi Resources Tbk (BUMI) belum pupus. Hingga saat ini, pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tetap menyatakan minatnya untuk membeli saham perusahaan milik keluarga bakrie tersebut.


Menneg BUMN Sofyan Djalil menilai, BUMI merupakan aset bagus, sebab merupakan produsen batu bara terbesar di Indonesia yang memiliki cadangan batubara kualitas bagus dalam jumlah banyak. Apalagi, kebutuhan batu bara domestik juga besar. ’’Jadi, daripada dibeli asing, mendingan kita yang beli,’’ ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN kemarin (30/10).
Seiring anjloknya harga saham BUMI, dalam beberapa pekan terakhir memang muncul rencana konsorsium BUMN bersma pihak swasta untuk membeli 35 persen saham BUMI. Konsorsium BUMN yang berminat membeli saham Bakrie adalah PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA).
Sofyan mengatakan, selama harga dan term-nya bagus, maka pihaknya memberikan keleluasaan bagi konsorsium BUMN untuk melakukan kajian secara business to business dan melakukan aksi korporasi yang menguntungkan. Dia juga mengakui, saat ini konsorsium tersebut telah melakukan pendekatan kepada pihak BUMI. ’’Mereka memang berminat dan sedang membahasnya dengan BUMI,’’ katanya.
Dikonfirmasi, Dirut PT Timah Tbk Wachid usman mengatakan, pihaknya bersama konsorsium lain memang tengah melakukan konsolidasi untuk melakukan pendekaan ke pihak BUMI. ’’Inisiatif dari BUMI, tapi memang belum ada kepastian, jadi tunggu saja,’’ ujarnya.
Sementara itu, beberapa pihak swasta juga dikabarkan berminat membeli saham BUMI. Diantaranya adalah Northstar Pacific yang merupakan perusahaan yang dikelola oleh bankir Indonesia, Patrick Walujo yang juga mantan bankir Goldman Sachs. Perusahaan ini dikabarkan melakukan joint venture juga dengan Texas Pasific Group (TPG) Capital. Selain itu, Farallon juga dikabarkan berminat. Sebelumnya, Farallon sudah membeli saham sejumlah perusahaan Indonesia seperti PT Adaro Energy dan BCA. (owi/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: