Sumsel Ketiban Rp 450 M

Untuk Pembenahan Infrastruktur

RADAR PALEMBANG, DANA-Kabar gembira  untuk masyarakat Sumsel. Pemerintah pusat tahun 2009 menganggarkan Rp 450 miliar untuk seluruh perlebaran badan jalan  transnasional di Sumsel. Dana itu, juga diperuntukkan bagi peneyelasian pembuatan jalan lingkar selatan yang sudah dimulai sejak tahun lalu.
Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel r Edy Hermanto MM menjelaskan, kalau pelebaran badan jalan seluruh jalan transnasional itu ditergetkan selesai tahun 2009.

“Jadi seluruh jalan nasional di Sumsel, Lintas Timur, Lintas Tengah dan Barat akan dilebarkan dari kapasitasnya hanya 5 meter menjadi 7 meter,”jelas Edy.
Dengan begitu, jelas Eddy, sifatnya bukan setengah-setengah nanti. Sebab, semua jalan akan dilebarkan di tahun 2009. Karena tingkat arus kepadatan kendaraan untuk jalan nasional di Sumsel sudah tak layak lagi.
Perlu diketahui, pertumbuhan kendaraan naik drastis sejak 2 tahun terakhir, dari rata-rata 7.000 per hari, bisa drastis 12.000 per hari. Bahkan, untuk hari besar bisamencapai 20.000-22.000 kendaraan yang lewat.
Ini sangat membahayakan keselamatan setiap kendaraan yang lewat, karena jarak kendaraan cukup dekat, ditambah badan jalan sempit akan menyulitkan pengemudi lebih leluasai mengendalikan kemudinya.
“Rawan, inilah pemicu kecelakaan utama, jika tak diantisipasi dari sekarang. Caranya, melebaran badan jalan. Diharapkan dengan pelebaran ini  dari 5 meter menjadi 7 meter, bisa dijadikan dua jalur. Pola dua jalur akan lebih aman ketimbang satu jalur seperti sekarang ini,’’ urai Edy.
Dari porsi Rp 450 miliar untuk jalan ini, masih kata Edy, jalur Lintas Timur Betung-Sekayu mendapatkan porsi paling besar mencapai Rp 60 miliar  dari total kebutuhan Rp 90 miliar ketimbang alokasi untuk wilayah lain. Jadi minus Rp 30 miliar, dianggarkan tahun berikutnya.
“Semula Betung-Sekayu Cuma dapat Rp 12 miliar sebenarnya. Tapi ada nego lagi, sehingga dapat tambahan sebesar itu. Lumayan lah. Kalau Betung-Sekayu bagus, akses ke Lubuk Linggau dan lainya juga OK,”tambah Edy.
Bantaun sendiri nantinya, sambung Edy, bersifat bantuan pola multy years (tahun jamak). Jadi kalau tahun 2009 belum tuntas, akan terus dianggarkan hingga tuntas pada tahun-tahun berikutnya.
Selain jalan tersebut, juga masih ada 16 jembatan lagi di Sumsel yang belum selesai, juga penambahan yang baru. Beberapa jembatan, malah ada di kawasan starategis dan harus diselesaikan.
“Sebab itulah, bila tidak ada halangan pengerjaan, jembatan ditargetkan juga selesai tahun 2009. Sehingga target 2010 menyongsong target daerah pertumbuahn ekonomi diatas 6,5 persen bisa tercapai,’’ pungkas Edy. (ayu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: