Kunjungan Wisatawan Meningkat 200 Persen

RADAR PALEMBANG,KUNJUNGAN-Cita-cita Sumsel menjadi salah satu terminator kunjungan wisata nasional-internasional tampaknya semakin jelas. Lihat saja dari total kunjungan selama 2008, Sumsel mampu mencatat kunjungan wisatawan nusantara (Wisnus) dan wisatawan mancanegara (Wisman) sebanyak 2,5 juta dari target 1,4 juta.


Bila dirasionalkan, angka ini cukup fantastis bagi perkembangan kepariwisataan di Sumsel. Kenaikan hingga 200 persen dari posisi tahun 2007 yang hanya mencatat jumlah pengunjung sebesar 638.497 orang menjadi 2,5 juta pengunjung di 2008 bukan hal gampang.
“Kalau tahun 2008 lalu, kepariwisataan di Sumsel mengandalkan konsep Meeting Insentif Conference Exibition (MICE) dari berbagai organisasi dan Lembaga Negara. Tahun 2009 akan mengadopsi konsep wisata kuliner, wisata  sejarah dan sebagain tetap mengadopsi wisata MICE,”beber Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumsel Rahman Zeth didampingi langsung ketua PHRI Iwan Setiawan, Musi Tourisme Board (MTB) Aziz Kamis, Ketua Asosiasi Tour and Travel Sholeh  Ismail dan Perwakilan AP II langsung oleh  Devisi Operasional  Iskandar Hamid.
Menurutnya, potensi makanan khas, kekayaan sejarah, wisata  kerajinan cukup bisa diandalkan untuk 2009. Meskipun, pola MICE juga akan tetap dilaksanakan, agar mampu disinergikan dengan baik.
Termasuk, bakal membuat program khusus kerjasama langsung dengan pihak tuor and travel mengenai program khusus tariff perhotelan dan tiket perjalanan, diharapkan bisa meningkatkan minat pengunjung ke Palembang.
Dari sisi Perhotelan, jika menurut survei BPS, indikator keberhasilan kepariwisataan di Sumsel bisa dilihat dari tingkat hunian hotel naik hingga 90 persen. Khusus hoptel bintang 3 hingga bitang 5.
Adalah menjadi catatan khusus, tentang bagaimana seharusnya system pelayanan penginapan di Sumsel mendatang. Biasnya, para wisatawan  tidak mau menginap di hotel melati.
“Seorang wisatawan, pasti punya budget khusus menikmati liburanya. Jadi wajar, jika hanya hotel berbintang saja banyak laku,”tandasnya.Rata-rata kenaikan presentase hunian tahun 2008 naik 46,56 persen, dibandingkan tahun 2007 hanya 46,20 persen, juga 2006 hanya 37,40 persen dan 2005 hanya 30,69 persen.
Pengurus ASITA Sumsel Soleh Ismail menambahkan, sebenarnya dari sisi layanan jasa perhotelan masih butuh peningkatan. Hampir 10 persen dari total permintaan booking, harus ditolak selama 2008 karena selalu full.
Ini membutuhkan solusi baru, agar di tahun 2009 tak ada lagi stagnasi dari layanan perhotelan dan bisa menambah kapsitas kamar. Begitupun dengan tiketting, meskipun  presentase transportasi udara agak menurun, kedepan harus tetap disikapi.
Tahun 2007, jumlah kedatangan mencapai 775.180 penumpang dan berangkat 781.073 penumpang. 2008 hanya mencapai 664.399 untuk berangkat dan 697.105 untuk kedatangan.
Kedepan, kelonggaran khusus bakal diprogramkan, mulai bonus tiket murah hingga promosi dalam bentuk lain, seperti layanan hotel murah hinga souvenir murah. (ayu)

Tren Kenaikan Kunjungan Wisata di Sumsel

Tahun        Wisman        Wisnus    Total
2004        17.192            325.235    342.427
2005        17.259            334.672    351.931
2006        17.647            519.280    539.927
2007        17.793            620.704    638.497
2008        15.751                 2.484.560        2.500.311

Indikator Kenaikan Dilihat Dari Peningkatan Hunian Hotel Bintang 2-5
2008 Naik    46,56 persen,
2007 Hanya 46,20 persen
2006 Hanya 37,40 persen
2005 Hanya 30,69 persen

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: