Beijing Optimis Gaet Pasar

PALEMBANG, RP – Walaupun dampak krisis masih terasa, namun hal tersebut tidak membuat PT Raja Global Motorindo Palembang pesimis menghadapi persaingan di 2009. Main dealer Beijing Motocycle ini tetap optimis dengan tetap menaikan target penjualan.


Direktur PT Raja Global Motorindo Anthony Wijaya menjelaskan, tahun 2009 mendatang pasar sepeda motor akan terus membaik. Ia beralasan dengan krisis yang terjadi saat ini masyarakat cenderung memilih produk dengan harga yang relatif murah.
“Kami berpikiran begini, dengan adanya krisis sebagian sepeda motor Jepang menaikan harga jual, sedangkan kami tidak. Dengan kondisi itu, masyarakat mungkin akan memilih produk yang relatif murah, makanya kami optimis penjualan di tahun 2009 tetap baik,“ ujarnya.
Diterangkan, hingga saat ini rata-rata penjualan Beijing sekitar 200 unit. Khusus 2009 ini pihaknya menarget 3.600 unit pertahun atau sekitar 300 unit perbulan. ”Naik 100 unit dari tahun 2008 lalu,” tegasnya.
Dari total penjualan tersebut sekitar 70 persen disumbangkan jenis bebek, sementara sisanya menyebar pada jenis sport, trail, roda tiga dan skutic. Kondisi ini dikarenakan pasarnya yang berbeda. Bebek pasarnya besar, sementara yang lain terbatas, makanya penjualannya tidak begitu signifikan.
Untuk roda tiga, ada kencenderungan meningkat terlebih saat pemerintah harga bahan bakar minyak. Dari total penjualan, sumbangsih motor roda tiga bisa mencapai 10 persen.
“Kebanyakan roda tiga ini untuk usaha, dibandingkan dengan produk sejenis motor roda tiga memang bisa dikatakan lebih unggul. Selain itu kita juga tetap memfokuskan penjualan pada sepeda motor biasa, kalau motor roda tiga hanya untuk memenuhi keinginan konsumen saja, “ terangnya.
Masih kata Antony, di Sumsel sendiri sebenarnya ada beberapa merk lain yang juga memasarkan motor roda tiga ini, namun tidak begitu besar pengaruhnya karena memang Beijing memiliki beberapa keunggulan. “Selain cc besar, harganya juga sangat murah dibandingkan dengan yang lain. Tetapi bukan berarti produk kita juga murahan, “ candanya.
Tidak hanya itu, khusus Beijing juga dilengkapi ban serep serta yang tak kalah unik, baknya bisa diangkat sehingga mengeluarkan barang atau membersihkan kendaraan juga lebih gampang.
Untup pasar diakui Antony masih didominasi konsumen daerah, namun sekarang kontribusinya tidak terlalu timpang  dengan kota. “ Kalau dulu 80 persen daerah, sekarang paling hanya 60 persen saja, “ tegasnya.
Kondisi berbeda dilakukan PT Buana Maju Motor main dealer Jialing Palembang. Pimpinan Cabang PT Buana Maju Motor Chandra menjelaskan bila kondisi tidak segera membaik, pihaknya pesimis 2009 mendatang akan menaikan target.
”Ya kalau begini terus, kondisi 2009 kemungkinan besar kami nggak akan naikan target, bahkan sebaliknya bisa turun dikisaran 40 persen,” ujarnya.
Diakuinya, pihaknya sekarang ini hanya berusaha untuk tetap bertahan dengan mengoptimalkan segala potensi yang ada. Misalnya dengan lebih mengintensifkan penetrasi didaerah pinggiran yang merupakan basis penjualan. Saat ini untuk Jialiang, penjualan terbesar berada di daerah belitang dan OKU dengan kontribusi 50 persen lebih. (ace)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: