Berobat Gratis Dilaunching 20 Januari

PALEMBANG, RP – Program berobat gratis ternyata bukan isapan jempol semata. Pemerintah Provinsi melalui Dinas kesehatan Sumatera Selatan saat ini tengah berencana melaksanakan launching program berobat gratis pada 20 Januari mendatang.


Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin kemarin pagi. Saat ini seluruh mekanisme sudah disiapkan  Dinas Kesehatan Sumsel, baik pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (juknis) melalui program yang diberi nama Jaminan Sosial Kesehatan Sumsel Semesta (JSKSS).
Juknis dan juklaknya, akan  mengadopsi pelayanan kesehatan standar depkes, jamkesmas dan asuransi kesehatan semesta di Muba, yang sudah lebih dulu berjalan.
Untuk pelaksanaannya sendiri, jika memang untuk standar layanan kesehatan di Puskesmas sudah gratis dicafer melalui dana APBN mulai 2009 ini, maka pihaknya melalui dinas kesehatan, kemungkinan akan mengcafer  untuk rujukan ke rumah sakit atau ke dokter spesialis.
Dari total jumlah penduduk Sumsel yang mencapai 7.121.799 jiwa, didapat angka 3.702.108 jiwa yang akan tercaver masuk dalam program jaminan kesehatan gratis Pemprov.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Zoelkarnain Noerdin sebelumnya juga menjelaskan, jumlah ini didapat setelah memisahkan jumlah warga yang mendapat askes wajib (PNS dan keluarga) yakni 449.672 jiwa, askes TNI (Kodam II Sriwijaya) 65.576 jiwa, Jamsotek (karyawan swasta) 59.773 jiwa, Jamkesmas 2.793.317 jiwa dan Jamkes Swasta (karyawan BUMN) 51.353 jiwa.
Jadi total warga yang masih belum tercover sekitar 3,7 juta. Tapi ini baru data awal. Sebab, setiap hari kan pasti ada bayi yang baru lahir. Nah, kalau memang dia belum mendapatkan jaminan kesehatan, otomatis dia langsung dijamin pemerintah.
Jaminan Sosial Kesehatan Sumsel Semesta ini, tidak hanya berlaku untuk warga kurang mampu. Melainkan semua warga Sumsel berhak untuk menikmatinya. Nantinya, warga yang ingin berobat cukup menunjukkan kartu identitas seperti KTP atau KK kepada rumah sakit. “Sebab rumah sakit sudah punya data basenya. Jadi tidak ada masalah, tinggal bawa kartu identitas saja,” ujarnya.
Zoel menambahkan, pihaknya juga nanti akan melakukan MoU dengan 26 rumah sakit. Dengan rincian 23 rumah sakit daerah dan 3 rumah sakit di Jakarta. Yakni RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), RS Kanker Dharmais dan RS Jantung Yayasan Harapan Kita.
Sementara untuk klaim biayanya, nanti akan disiapkan tim pengelola tingkat kabupaten/kota dan propinsi. Bagi puskesmas nanti klaimnya dengan tim kabupaten/kota, sedangkan RS daerah lainnya klaimnya dengan tim pengelola propinsi. Dengan cara ini, klaim dana tidak akan tersendat. (ayu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: