Harga Mazda Naik Rp 10-15 Juta

Penjualan Tetap Didominasi Doubel Cabin

PALEMBANG, RP – Mulai bulan ini, harga Mazda untuk semua type (all type) mengalami kenaikan sekitar Rp 10-15 juta sebagai dampak dari krisis yang terjadi beberapa waktu lalu. “Januari ini harga sudah naik sekitar Rp 10-15 juta all type, “ ujar Branch Manager PT Nusantara Andalas Motor main dealer Mazda wilayah Sumsel Budi Cahyono, kepada koran ini, kemarin.


Kenaikan tersebut jelasnya, tentu akan berdampak pada penjualan. Oleh karena itu, tahun 2009 ini pihaknya mematok target yang lebih kecil dibandingkan tahun 2008 lalu. Jika biasanya target 20 unit perbulan, sekarang hanya 17 unit perbulan. ”Tahun 2009, kami realistis saja, nggak mau muluk-muluk menaikan target yang ujung-ujungnya tidak mampu mencapainya,” tegasnya.
Ia menambahkan walaupun tidak menaikkan target, bukan berarti penjualan tahun 2008 tidak menggembirakan. Secara keseluruhan penjualan Mazda tahun lalu sudah over target. ”Tahun 2008 lalu secara total cukup baik, bahkan overtarget,” tegasnya.
Dijelaskan, Budi dari total penjualan tersebut, konsumen fleet (perusahaan, red) tetap mendominasi dengan komposisi sekitar 60 persen, sementara 40 persennya retail. ”Untuk konsumen fleet sebagian besar jenis double cabin, sementara untuk retail jenis sedan,” tegasnya.
Double cabin ini cukup diminati karena merupakan kendaraan niaga yang sangat cocok dengan kondisi Sumsel yang banyak perkebunan ataupun pertambangan.  Sedangkan  untuk sedan diakui Budi memang tidak begitu menggembirakan. Namun hal tersebut cukup dimaklumi karena pasar sedan memang tidak begitu besar, terlebih harganya cukup tinggi dibandingkan produk lain.
Lebih lanjut ia menambahkan, tahun 2009 ini pihaknya tetap akan berusaha menggaet pasar dengan melakukan terobosan-terobosan. Diantaranya lebih memfokuskan pada segmen fleet karena kondisinya tidak terlalu terpengaruh krisis global. Selain itu, pihaknya juga akan menggatkan kegiatan seperti gathering-gathering.
Bahkan ke depan, pihaknya akan bekerjasama dengan mitra untuk penyediaan service point di titik-titik tertentu. Terutama di daerah yang memiliki jarak cukup jauh dengan pusat servis. “Kami juga akan dikembangkan part shop, sehingga penyebaran suku cadang menjadi merata,” pungkas Budi. (ace)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: